Langsung ke konten utama

LISTRIK PADAM, SAMAN TEWAS TERBAKAR Istri: Ini Sudah Kehendak Allah

 http://sumutpos.co/wp-content/uploads/2014/04/Kebakaran-yang-menghanguskan-dua-rumah-di-Jalan-Pasar-IX-Percut-Sei-Tuan.jpg
MEDAN, Isak tangis keluarga mewarnai kedatangan jenazah Saman (52) di rumah anak sulungnya, Jl. Sudimulyo, Gang Daya, Kec. Percut Sei Tua, Minggu (20/4) sore. Meski sangat kehilangan, tapi keluarga korban mengaku sudah ikhlas karena kematian adalah kehendak Tuhan.
Ditemui di rumah duka, Sumiati (51) istri korban terlihat tegar dengan musibah itu. “Sebelum menghembuskan nafas terakhir, bapak sudah sempat mejalani operasi kulit di RSU Pringadi Medan. Tapi Tuhan berkehendak lain. Kini bapak telah pergi meniggalkan kami selama-lamanya,” ujar Sumiati ber-urai air mata.
Lebih lanjut diakuinya, meski kehilangan, tapi ia dan keluarganya sudah mengihklaskan kepergian Saman. Pasalnya, semua manusia yang hidup pasti akan mengalami kematian. “Ini sudah kehendak Allah, kita sebagai umatnya hanya bisa mendoakan agar amal ibdahnya diterima. Dan arwahnya juga diterima di sisi Tuhan,” lirihnya.
Masih kata wanita yang mengenakan jilab hijau ini, suaminya meninggal tepat pukul 17.00 WIB. Sedang jenazah tiba di rumah duka sekira pukul 18.00 WIB.
“Ini rumah anak saya yang paling besar, karena rumah kami sudah habis terbakar. Ketika kejadiaan itu berlangsung,” katanya. Hal senada juga dikatakan Poniman, anak bungsu korban yang mengaku sudah mengihklaskan kepergian ayah tercintanya. “Ini semua sudah diatur oleh yang maha kuasa, ayah pergi karena Tuhan sayang kepadanya,” ucap Poniman dengan mata berkaca-kaca.  Ditanya, apakah pihak keluarga ada mendapat firasat buruk akan kejadian ini. Poniman mengaku tak ada.
“Tidak ada bang sama sekali, demi Allah? Mungkin ini sudah keputusan Tuhan bang,” ungkapnya. Masih kata Poniman, anak pertama dari empat bersaudara itu, jenazah sang ayah telah dikemumikan di Pasar X, Tembung, Kec. Percut Sei Tua. “Agar bisa dekat sama keluarga bang, lagian ini kan tanah kelahiran bapak. Jadi keluarga sepakat mengebumikannya di sana,” tegas Poniman.
Sekedar mengingatkan, pemadaman bergilir yang masih terjadi di Medan kembali makan korban. Dua rumah semi permanen di Jl. Sidomulyo, Pasar IX Tembung, Desa Sei Rotan, Gang Bersama, Kec. Percut Sei Tuan, ludes dilalap si jago merah, Sabtu (19/4) malam. Bahkan, salah seorang penghuni rumah bernama Saman tewas setelah sekujur tubuhnya melepuh dijilat api.
Info dihimpun dari lokasi kejadian, malam itu daerah tempat tinggal korban mendapat giliran pemadaman listrik. Saat lampu padam, Saman sedang tidur-tiduran di ruang tamu, sedang istrinya Sumiati tidur di kamarnya.
Tapi baru sekitar 15 menit padam, listrik kembali menyala. Saat itulah, percikan api muncul dari salah satu kabel listrik di ruang tamu. Tak lama berselang, percikan itu berubah jadi api dan langsung menyulut barang-barang yang ada di sekitarnya. Sumiati yang terbangun karena mengisap asap sontak bangkit dan melarikan diri setelah menjebol dinding seng dan lari ke rumah tetangganya. Tak lama, Saman yang terbangun melihat api langsung berlari menuju ke kamar untuk membangunkan istrinya. Saman tak tau kalau Umi sudah melarikan diri duluan. Naas bagi Saman, saat mau keluar, api sudah merembet ke seluruh ruangan. Tak pelak, ia pun terjebak dan terbakar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Mendaki Gunung Sibayak

Sungguh pengalaman yang sangat mengesankan bagiku, karena ini adalah impianku sejak dulu,mendaki gunung tertinggi. rasanya lelah tapi butuh perjuangan menempuh titik tertinggi gunung tersebut.. Ternyata jalan menuju kesana tidak seperti yang kubayangkan, dalam pikiranku kami akan melewati hutan belantara didampingi cadas-cadas tajam dan jurang yang curam,, haha sok ekstrim pikiranku waktu itu. Ternyata jalan menuju Sibayak itu sudah diaspal (sebagian) jadi tidak begitu sulit bagi pendaki berjalan, namun jalannya yang menanjak membuat para pendaki ‘ngos-ngosan’ pastinya. Huwwwh!  Napasku naik turun tersengal-sengal, begitu juga dengan teman-teman yang lain. Hampir sepanjang jalan menanjak terus, tidak lama berjalan berhenti minum, berhenti jalan minum…haha..yahh jadi setiap istirahat minum melulu... pemandangan alam pun dipancarkan dari pesona indah alam awan dipagi hari... sungguh indah...bahkan sangat indah. pengalaman mendaki gunung ini,mengajarkan ku untuk salin...

Cara Menguji Kualitas Keyboard PC dan Laptop

Disini saya memberikan beberapa cara untuk menguji apakah keyboard kita benar-benar handal atau tidak. Kita cukup mengetikkan kalimat the quick brown fox jumps over the lazy dog tetapi dengan cara-cara sebagai berikut : 1. Buka notepad. (Start > All Programs > Accesories > Notepad ) 2. Tekan dan tahan tombol shift kiri dan shift kanan. 3. Ketik kalimat the quick brown fox jumps over the lazy dog . (Ingat tombol shift kiri dan shift kanan jangan di lepas ). 4. Lihat apakah tulisan yang keluar lengkap sesuai dengan kata-kata di atas atau ada huruf yang hilang. hehe 5. Semakin banyak huruf yang tidak keluar, maka semakin jelek kualitas keyboard :D Alhasil setelah keyboard saya uji,ternyata huruf “W” dan huruf”S” tidak mau keluar.hal ini mengindikasikan bahwa keyboard saya ada di tengah-tengah (tidak jelek tidak bagus) J Lalu bagaimana dengan keyboard anda..?

Bayi Berkepala Dua Meninggal

MEDAN-Tiga hari dirawat di Medan tepatnya di RSUD dr Pirngadi dan RSUP Adam Malik, bayi berkepala dua anak Poniman dan Lasmini asal Langkat akhirnya meninggal dunia. Bayi malang itu meninggal sekitar pukul 12.00 WIB di Ruang Perinatologi, Rindu B RSUP Adam Malik Medan. Bayi yang diberi nama oleh Poniman, Trio dan Rio, tersebut meninggal akibat kelainan jantung dan paru-paru sehingga mengganggu pernapasan sang bayi. Dr Pertin Sianturi SpAK, Supervisor Perinatologi RSUP Adam Malik menyatakan, bahwa bayi yang datang dari RS Pirngadi dan telah dirawat selama 24 jam. Dikarenakan fasilitas di Pirngadi terbatas akhirnya di rujuk ke RSUP Adan Malik Medan. Namun, bayi malang tersebut telah meninggal dunia akibat gangguan pernapasan. “Meninggalnya karena fungsi-fungsi vital dari paru-paru dan kedua jantung yang tidak berfungsi dengan baik. Ini tergambar berdasarkan fotonya dari hasil echokardiografi bahwa ini memang ada kelainan bawaan yang sangat kompleks. Jadi membuat bayi tidak...