Langsung ke konten utama

Listrik Byar Pet, Ruko Terbakar di Medan Area

 http://sumutpos.co/wp-content/uploads/2014/04/Kebakaran-ruko-di-Medan-Area.jpg
MEDAN,Pemadaman bergilir kembali berbuah petaka. Kali ini giliran ruko lantai tiga yang jadi tempat kos di Jl. Kapten Jumhana, Kel. Suka Ramai II, Kec. Medan Area yang ludes dilalap si jago merah, Selasa (22/4) sekira pukul 12.15 WIB. Meski tak ada korban jiwa, tapi beberapa penghuni ruko yang disekat menjadi 7 kamar itu menderita luka bakar ringan.
Titik api diduga berasal dari kabel AC salah satu kamar penghuni kos yang korslet pasca lampu menyala sekira pukul 12.00 WIB. Asap tebal pertama kali dilihat oleh seorang warga bernama Hendry (35) yang kebetulan melintas. “Pas aku lewat, kulihat ada asap dan api di lantai dua rumah itu. Maknya aku kabari dengan warga sekitar dan tukang parkir di simpang itu. Dari jam 7 pagi memang listrik padam d sini,” beber Hendry.
Hal senada juga dikatakan Ahmad Kalid (46), warga sekitar yang turut melihat api. “Melihat api berkobar, aku langsung masuk ke dalam untuk memberitau para penghuni kos. Lalu mereka berlarian keluar tanpa sempat membawa barang-barangnya. Tapi kulihat ada seorang ibu menggendong anakknya keluar sambil menangis ke arah Jl. Asia. Mungkin dia penghuni kos. Untunglah ibu dan anak itu cepat keluar, kalau tidak pasti sudah gosong,” kenangnya.
Sementara itu, salah satu penghuni kos yang ngaku bernama Angel mengaku lari tunggang langgang pasca mendengar teriakan Ahmad. “Saya langsung keluar, kalau barang-barang tidak ada kubawa. Aku datang karena ingin melihat apakah masih ada barang-barangku yang tersisa. Namun aku belum diijinkan polisi masuk,” cetusnya. Ditanya siapa-siapa saja yang kos di sana, gadis berkulit putih itu mengaku tak tau. “Saya tidak tau semua nama-namanya, namun yang tinggal di lantai dua adalah dua pasang suami istri dan tiga anak kecil.Sedangkan di lantai III dihuni tiga orang wanita yang bekerja sebagai wiraswasta,” ucapnya.
Tak lama berselang, 25 unit pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api. Ratusan warga tampak menyemuti untuk melihat ruko yang dijaga oleh Afben itu. Kapolsekta Medan Area, Kompol Rama S Putra yang dikonfirmasi mengaku, pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, dan mendalami identitas penghuni kos. “Kita masih menyelidiki asal api. Kita juga akan memanggil beberapa penghuni kos dan pemilik rumah. Tim Labfor akan turun untuk memastikan asal api,” katanya.
Masih kata Rama, sejauh ini korban yang dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka bakar hanya satu orang bernama Theresia (35) yang menderita luka bakar di tangan. Sementara beberapa korban lain memilih berobat jalan.
“Sekarang kita sedang memeriksa tiga orang saksi, termasuk lurah. Kalau untuk kamarnya, di rumah itu dibuat tujuh kamar dan dihuni oleh 9 warga berdarah Tionghoa asal Siantar.  Kami masih berkordinasi dengan kepling dan lurah setempat. Mungkin besok, kita sudah ada informasi terbaru dari hasil Labfor dan pihak kelurahan,” pungkas perwira satu melati emas di pundaknya itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Mendaki Gunung Sibayak

Sungguh pengalaman yang sangat mengesankan bagiku, karena ini adalah impianku sejak dulu,mendaki gunung tertinggi. rasanya lelah tapi butuh perjuangan menempuh titik tertinggi gunung tersebut.. Ternyata jalan menuju kesana tidak seperti yang kubayangkan, dalam pikiranku kami akan melewati hutan belantara didampingi cadas-cadas tajam dan jurang yang curam,, haha sok ekstrim pikiranku waktu itu. Ternyata jalan menuju Sibayak itu sudah diaspal (sebagian) jadi tidak begitu sulit bagi pendaki berjalan, namun jalannya yang menanjak membuat para pendaki ‘ngos-ngosan’ pastinya. Huwwwh!  Napasku naik turun tersengal-sengal, begitu juga dengan teman-teman yang lain. Hampir sepanjang jalan menanjak terus, tidak lama berjalan berhenti minum, berhenti jalan minum…haha..yahh jadi setiap istirahat minum melulu... pemandangan alam pun dipancarkan dari pesona indah alam awan dipagi hari... sungguh indah...bahkan sangat indah. pengalaman mendaki gunung ini,mengajarkan ku untuk salin...

Cara Menguji Kualitas Keyboard PC dan Laptop

Disini saya memberikan beberapa cara untuk menguji apakah keyboard kita benar-benar handal atau tidak. Kita cukup mengetikkan kalimat the quick brown fox jumps over the lazy dog tetapi dengan cara-cara sebagai berikut : 1. Buka notepad. (Start > All Programs > Accesories > Notepad ) 2. Tekan dan tahan tombol shift kiri dan shift kanan. 3. Ketik kalimat the quick brown fox jumps over the lazy dog . (Ingat tombol shift kiri dan shift kanan jangan di lepas ). 4. Lihat apakah tulisan yang keluar lengkap sesuai dengan kata-kata di atas atau ada huruf yang hilang. hehe 5. Semakin banyak huruf yang tidak keluar, maka semakin jelek kualitas keyboard :D Alhasil setelah keyboard saya uji,ternyata huruf “W” dan huruf”S” tidak mau keluar.hal ini mengindikasikan bahwa keyboard saya ada di tengah-tengah (tidak jelek tidak bagus) J Lalu bagaimana dengan keyboard anda..?

Bayi Berkepala Dua Meninggal

MEDAN-Tiga hari dirawat di Medan tepatnya di RSUD dr Pirngadi dan RSUP Adam Malik, bayi berkepala dua anak Poniman dan Lasmini asal Langkat akhirnya meninggal dunia. Bayi malang itu meninggal sekitar pukul 12.00 WIB di Ruang Perinatologi, Rindu B RSUP Adam Malik Medan. Bayi yang diberi nama oleh Poniman, Trio dan Rio, tersebut meninggal akibat kelainan jantung dan paru-paru sehingga mengganggu pernapasan sang bayi. Dr Pertin Sianturi SpAK, Supervisor Perinatologi RSUP Adam Malik menyatakan, bahwa bayi yang datang dari RS Pirngadi dan telah dirawat selama 24 jam. Dikarenakan fasilitas di Pirngadi terbatas akhirnya di rujuk ke RSUP Adan Malik Medan. Namun, bayi malang tersebut telah meninggal dunia akibat gangguan pernapasan. “Meninggalnya karena fungsi-fungsi vital dari paru-paru dan kedua jantung yang tidak berfungsi dengan baik. Ini tergambar berdasarkan fotonya dari hasil echokardiografi bahwa ini memang ada kelainan bawaan yang sangat kompleks. Jadi membuat bayi tidak...