Langsung ke konten utama

Bunuh Istri Brimob, Parbetor Divonis 18 Tahun Bui

 


LUBUKPAKAM-PM
Terbukti menghilangkan nyawa orang lain lalu mengambil harta korbannya, Irwansyah alias Iwan (22) warga Jalan WR Supratman, Pasar IV, Lingk. II, Kel. Lubukpakam I-II, Kec. Lubukpakam divonis 18 tahun penjara, kemarin (11/7) siang.
Oleh majelis hakim pimpinan Sri Wahyuni Batubara dan  hakim anggota Ahmad Samuar serta Immanuel Tarigan itu, pembunuh Wulan Sari br Sembiring (32), isteri Briptu Thomas Tarigan, anggota Sat Brimob Poldasu tersebut dijerat dengan Pasal 339 KUHPidana.
Meski dinyatakan terbukti, namun Iwan diringankan dua tahun dari tuntutan jaksa Rumondang sebelumnya.
Seperti diberitakan, usai dibunuh, korban ditemukan tewas mengapung tanpa celana dalam di Sungai Batu Gingging, Gang Bambu, Dusun Mesjid, Desa Aras Kabu, Kec. Beringin, Minggu (21/10) lalu.
Aksi pelaku berawal ketika korban meminta penarik becak bermotor itu untuk menjemputnya di Simpang Pantai Labu, Lubukpakam, Kamis (18/10) sekira pukul 10.00 WIB lalu.
Setelah dijeput, korban lalu minta dintarkan ke rumah dukun bernama Nyai. Pulang dari sana, korban kemudian minta diantar ke kawasan Sungai Batu Gingging untuk membuang susuk.
Di tengah jalan, mendadak korban dihubungi oleh seseorang via HP. Usai berbicara, korban kemudian memasukkan HP-nya ke dalam tas sandang yang dibawanya. Saat itulah pelaku melihat kalung dan gelang imitasi korban hingga membuatnya tertantang untuk mengambilnya.
Nah, ketika tempat yang mereka tuju tiba, pelaku pun mendorong korban ke sungai ketika hendak membuang susuk. Karena tak bisa berenang, korban pun tewas.
Sekitar 50 meter dari lokasi korban dijatuhkan, Iwan kemudian menarik jasad korban kembali dan mengambil tas yang dibawanya.
Iwan baru tertangkap, Selasa (6/11) di SPBU Simpang Pantai Labu, Lubukpakam setelah HP korban diaktifkannya kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prilaku Menyebalkan dan Tak Pantas Olga Syahputra Di Acara TV

  5 Prilaku Menyebalkan dan Tak Pantas Olga Syahputra Di Acara TV 1. Olga Syahputra di Program Musik DAHSYAT Dalam acara musik pagi hari DAHSYAT, dua kali Olga menuai protes. Yang pertama, ketika Luna Maya sebagai rekan host-nya mengucapkan dukacita dan keprihatinan atas gempa bumi yang terjadi Chili tahun 2010. Secara spontan, Olga menjawab perkataan Luna Maya, “Ha? Chili? Sambel kali?” dan membuat kesal banyak orang karena pada waktu itu ia diharapkan menunjukkan simpati selaku seorang public figure. 2. Olga Syahputra (Masih) di Program Musik DAHSYAT Baru-baru ini, masih di program musik pagi hari yang sama, Olga juga sempat melontarkan kata-kata kasar kepada salah seorang penonton yang hadir di studio. Ketika mereka berinteraksi, Olga membandingkan penonton itu dengan artis penyanyi Gisel. Kemudian, Olga berkata bila Gisel dilahirkan dari rahim sang bunda, tidak demikian dengan penonton tersebut. Kata-kata yang keluar dari mulutnya begitu kasar sehingga penonton di ru...