Langsung ke konten utama

PERMAHI









PERMAHI (Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia) / Indonesian Law Student Association adalah organisasi mahasiswa hukum lintas universitas yang bertujuan membentuk kader profesi dan menciptakan sumber daya manusia di bidang hukum yang independen dan profesional.
PERMAHI bersifat individu, independen, bukan afiliasi dari partai politik atau organisasi manapun, bukan merupakan gerakan, tetapi bertujuan untuk menciptakan kader profesi hukum, bergerak dalam konteks civil society, dan beranggotakan mahasiswa hukum di seluruh Indonesia.

PERMAHI didirikan pada tanggal 5 Maret 1982 oleh beberapa aktivis mahasiswa hukum Jakarta yang pada waktu itu melihat hukum ‘mati suri’. Beberapa tokoh yang memprakarsai berdirinya PERMAHI antara lain Fritz Luimondong, Martin Hutabarat, Yan Juanda, dll. PERMAHI dibentuk atas dasar nilai idealisme dan nasionalisme. Begitu banyak dinamika yang terjadi pada waktu PERMAHI pertama kali dibentuk. Namun, akibat nilai-nilai yang diusung tersebut, PERMAHI menjadi lebih erat dan menjadi begitu mudah diterima oleh seluruh mahasiswa hukum di daerah-daerah. Hal tersebut terlihat dengan kenyataan bahwa sampai dengan tahun 1987 PERMAHI telah memiliki 16 (enam belas) cabang di seluruh Indonesia yang aktif menjalankan kegiatan di bidang ilmu hukum, baik secara keilmuan ataupun pengabdian.

Adapun ke 16 cabang PERMAHI di seluruh Indonesia terdapat di daerah Medan, Riau, Palembang, Padang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Malang, Surabaya, Makassar, Jambi, Manado, Jayapura, Kediri dan Jember. Setelah tahun 1987, karena beberapa hal, termasuk intervensi penguasa pada waktu itu, PERMAHI mulai mengalami kevakuman. Kemudian, pada tahun 2002, para Alumni PERMAHI yang dulu merupakan anggota PERMAHI mulai mengaktifkan cabang-cabang PERMAHI kembali, sehingga pada akhir tahun 2005 sudah terdapat 4 (empat) cabang yang kembali aktif, yaitu Jakarta, Surabaya, Lampung dan Yogyakarta.

Terhitung sejak bulan Mei tahun 2006, sampai dengan saat ini PERMAHI telah memiliki 18 (delapan belas) cabang aktif di seluruh Indonesia, yang terdiri atas;
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jakarta, DPC Banten, DPC Bogor, DPC Semarang, DPC Purwokerto, DPC Malang, DPC Surabaya, DPC Yogyakarta, DPC Medan, DPC Padang, DPC Palembang, DPC Lampung, DPC Pekan Baru (Riau), DPC Makassar, DPC Manado, DPC Bau-Bau dan DPC Pare-Pare.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Mendaki Gunung Sibayak

Sungguh pengalaman yang sangat mengesankan bagiku, karena ini adalah impianku sejak dulu,mendaki gunung tertinggi. rasanya lelah tapi butuh perjuangan menempuh titik tertinggi gunung tersebut.. Ternyata jalan menuju kesana tidak seperti yang kubayangkan, dalam pikiranku kami akan melewati hutan belantara didampingi cadas-cadas tajam dan jurang yang curam,, haha sok ekstrim pikiranku waktu itu. Ternyata jalan menuju Sibayak itu sudah diaspal (sebagian) jadi tidak begitu sulit bagi pendaki berjalan, namun jalannya yang menanjak membuat para pendaki ‘ngos-ngosan’ pastinya. Huwwwh!  Napasku naik turun tersengal-sengal, begitu juga dengan teman-teman yang lain. Hampir sepanjang jalan menanjak terus, tidak lama berjalan berhenti minum, berhenti jalan minum…haha..yahh jadi setiap istirahat minum melulu... pemandangan alam pun dipancarkan dari pesona indah alam awan dipagi hari... sungguh indah...bahkan sangat indah. pengalaman mendaki gunung ini,mengajarkan ku untuk salin...

Cara Menguji Kualitas Keyboard PC dan Laptop

Disini saya memberikan beberapa cara untuk menguji apakah keyboard kita benar-benar handal atau tidak. Kita cukup mengetikkan kalimat the quick brown fox jumps over the lazy dog tetapi dengan cara-cara sebagai berikut : 1. Buka notepad. (Start > All Programs > Accesories > Notepad ) 2. Tekan dan tahan tombol shift kiri dan shift kanan. 3. Ketik kalimat the quick brown fox jumps over the lazy dog . (Ingat tombol shift kiri dan shift kanan jangan di lepas ). 4. Lihat apakah tulisan yang keluar lengkap sesuai dengan kata-kata di atas atau ada huruf yang hilang. hehe 5. Semakin banyak huruf yang tidak keluar, maka semakin jelek kualitas keyboard :D Alhasil setelah keyboard saya uji,ternyata huruf “W” dan huruf”S” tidak mau keluar.hal ini mengindikasikan bahwa keyboard saya ada di tengah-tengah (tidak jelek tidak bagus) J Lalu bagaimana dengan keyboard anda..?

Bayi Berkepala Dua Meninggal

MEDAN-Tiga hari dirawat di Medan tepatnya di RSUD dr Pirngadi dan RSUP Adam Malik, bayi berkepala dua anak Poniman dan Lasmini asal Langkat akhirnya meninggal dunia. Bayi malang itu meninggal sekitar pukul 12.00 WIB di Ruang Perinatologi, Rindu B RSUP Adam Malik Medan. Bayi yang diberi nama oleh Poniman, Trio dan Rio, tersebut meninggal akibat kelainan jantung dan paru-paru sehingga mengganggu pernapasan sang bayi. Dr Pertin Sianturi SpAK, Supervisor Perinatologi RSUP Adam Malik menyatakan, bahwa bayi yang datang dari RS Pirngadi dan telah dirawat selama 24 jam. Dikarenakan fasilitas di Pirngadi terbatas akhirnya di rujuk ke RSUP Adan Malik Medan. Namun, bayi malang tersebut telah meninggal dunia akibat gangguan pernapasan. “Meninggalnya karena fungsi-fungsi vital dari paru-paru dan kedua jantung yang tidak berfungsi dengan baik. Ini tergambar berdasarkan fotonya dari hasil echokardiografi bahwa ini memang ada kelainan bawaan yang sangat kompleks. Jadi membuat bayi tidak...